kursus bahasa inggris anak

Apa Saja Ciri Kursus Bahasa Inggris Anak Yang Ideal?

Mengingat pentingnya bahasa Inggris di abad 21 ini, banyak orang tua yang megajarkan bahasa Inggris sejak dini pada anak-anak. Hal tersebut dilakukan baik secara informal seperti memutar lagu dan video bahasa Inggris atau pun secara formal seperti kursus bahasa Inggris anak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Pengajaran bahasa Inggris untuk anak secara formal membutuhkan teknik tertentu agar anak merasa senang dan dapat mempraktikan bahasa Inggris secara fasih. Sebagai panduan, Brown (2001)  dalam bukunya ‘Pendekatan Interaktif untuk Pengajaran Bahasa’ menulis lima ciri pengajaran bahasa Inggris yang ideal untuk anak.

Berfokus pada hal konkret (intellectual development)

Menurut Piaget perkembangan intelektual anak masih terbatas pada benda konkret yang dekat pada anak dan ada di saat itu juga (here and now). Oleh karena itu, kursus bahasa Inggris anak  yang ideal memberikan materi yang berkaitan dengan hal di sekitar anak seperti kosakata. Selain materi, setiap kegiatan pembelajaran pun sebaiknya berdasarkan topik materi yang diajarkan.

Misalnya dengan topik nama-nama hewan, kegiatan bisa berisi menyanyikan lagu Old McDonald Had A Farm sembari menyebutkan nama-nama hewan yang ada di lagu. Selain bernyanyi, ada banyak kegiatan menyenangkan lainnya yang dapat dikaitkan dengan topik untuk benda/hal konkret untuk anak.

Melibatkan sistem sensorik tubuh (sensory input)

Meski tiap anak memiliki gaya belajarnya sendiri, kebanyakan anak-anak menyukai kegiatan belajar yang melibatkan tubuhnya seperti berlari, menggambar, bernyanyi, menari dan lainnya. Tidak hanya anak, guru pun sebaiknya juga menggunakan gesture atau bahasa tubuh non-verbal dalam pembelajaran. Permainan sensor tubuh seperti ‘pegang ….’ merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak dan juga efektif untuk membuat anak ingat kosakata yang diajarkan.

Proyek dan kegiatan yang melibatkan tangan seperti melipat kertas untuk mengajarkan kosakata tertentu juga menjadi salah satu kegiatan favorit anak. Kegiatan-kegiatan tersebut sangat mudah diterapkan pada kursus tatap muka. Kursus online juga memungkinkan tetapi butuh bantuan dari orang tua/orang terdekat anak.

Menarik perhatian anak (attention span)

Anak-anak terkenal memiliki daya fokus yang termasuk sebentar. Mereka mudah teralihkan fokusnya dan menjadi bosan. Alhasil untuk menarik dan menjaga fokus, kursus bahasa Inggris anak sebaiknya mendesain pembelajaran yang penuh semangat, menarik dan menyenangkan. Hal ini dapat dicapai dengan memilih kegiatan sesuai minat siswa, setiap pertemuan berisi beberapa kegiatan yang variatif, guru yang antusias dalam mengajar, dan pembelajaran yang memancing rasa ingin tahu anak.

Selain dari kegiatan, media pembelajaran juga sebaiknya menarik perhatian anak yakni yang penuh ilustrasi dan berwarna. Namun perlu diperhatikan juga ilustrasi dalam media pembelajaran. Jangan sampai ilustrasi dalam media pembelajaran mengalihkan fokus anak dari pembelajaran.

Menggunakan bahasa yang otentik (authentic and meaningful language)

Selain materi kosakata tentang hal konkret, sebenarnya anak sudah mampu untuk memahami konsep-konsep sederhana dalam bahasa. Seperti konsep menyebutkan waktu, konsep plural dan singular, membuat pertanyaan yes or no, dan lainnya. Konsep-konsep tersebut tentunya diajarkan melalui metode repetisi/pengulangan. Oleh karena itu hindari kursus yang mengajarkan metode translasi langsung untuk kalimat pada anak. Metode translasi untuk kalimat dan ungkapan justru akan menghasilkan bahasa yang tidak otentik. Alhasil bahasa Inggris anak bisa jadi terdengar tidak natural.

Memperhatikan sisi afektif anak (affective factors)

Selain memiliki daya kreatif tinggi, anak-anak juga memiliki perasaan yang cukup sensitif. Guru sebagai orang yang berinteraksi langsung dengan harus memiliki karakter dan teknik tertentu. Kriteria yang dimaksud meliputi sabar, suportif, tegas dan juga menyukai anak-anak tentunya. Teknik dan metode pengajaran ideal untuk anak sudah dibahas pada poin-poin sebelumnya.

Dari segi afektif, kursus bahasa Inggris anak sebaiknya menumbuhkan rasa percaya diri anak agar anak aktif dan berani secara lisan menggunakan bahasa Inggris baik di depan guru atau pun di lingkungannya. Banyak kursus bahasa Inggris yang hanya mengajarkan konsep tanpa membangun karakter seperti rasa percaya pada anak. Hal tersebut tidak berlaku di Smartpi  karena kursus ini memiliki pengajar dengan kualifikasi dan karakter seperti yang sudah disebutkan. Banyak testimoni dan contoh pengajaran bahasa Inggris anak di  https://smartpi.id/ sebagai gambaran untuk buah hati Anda.